dedikasi.id – Minggu (10/10) malam di Warkop Maspu Etan, Rejomulyo, Kota Kediri, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi Foster bersama dengan beberapa alumninya terlihat sedang duduk menghadap sebuah layar proyektor. Di bawah rimbunnya pohon bambu, beberapa foto ditampilkan pada layar bersama presentator. Kondisi ketika itu warung kopi sedang ramai terlihat dari penuhnya semua meja, tetapi acara berjalan kondusif.

Acara yang dimaksud adalah Sarasehan Pameran Diklat Lanjut XI UKM Fotografi Foster. Acara itu merupakan acara puncak dari Pameran Diklat Lanjut XI yang diadakan selama tiga hari yang dikurasi oleh J. Bagus Saputro, seorang fotografer dan kreator digital, yang dimulai Jumat (8/10) dan berakhir Minggu (10/10) sore.

“Pameran tahunan tujuannya agar para anggota muda bisa menjadi pengurus harian,” kata Kiki Alvionita selaku Ketua Pelaksana kepada kru Dedikasi.

Pameran yang mengangkat tema “UMKM Bangkit” itu bertempat di SK Coffe Lab, Banjaran, Kota Kediri. Tema itu diambil dengan alasan untuk menyampaikan bahwa di tengah pandemi masih banyak UMKM yang bisa bertahan. Hal itu sejalan dengan penuturan Kiki, “Kita mengangkat tema UMKM Bangkit, kita pengen kayak apa aja sih UMKM-UMKM yang kena dampak pandemi ini yang masih bisa survive.”

Ada satu hal menarik yang dapat kita temui di dalam pameran yang diikuti oleh 21 Fosterist (sebutan untuk anggota Foster) itu. Di setiap foto yang ditampilkan, mereka menggunakan paper bag sebagai bingkai. “Tujuannya itu, ajakan dari kami, untuk ayo belanja,” kata Kiki.

Selain itu, di pameran kali ini, tidak hanya foto saja yang ditampilkan, melainkan produk dari UMKM juga turut dipajang. Produk itu didapatkan dengan cara membeli langsung dari UMKM. Hal itu merupakan upaya untuk membantu pelaku UMKM serta menyesuaikan dengan tema pameran.

Meski pameran itu diadakan ketika pandemi, tetapi antusiasme dari pengunjung cukup baik. Kiki mengaku rata-rata pengunjung datang ketika sore hari. “Biasanya itu, pengunjung datangnya kalau sore atau malam hari,” katanya.

Salah satu peserta atau pengkarya mengatakan kalau dia sangat tertantang, bahagia dan bangga mengikuti pameran. “Fotoku di pamjut ini mengangkat UMKM yang out of the box, yakni Patung Rohani Kristen, so itu sangat membuatku tertantang apalagi melihat bagaimana sudut pandang setiap pengunjung yang mampir di stan fotoku,” ujar Nimas Laila yang merupakan pengkarya terbaik dalam pameran tersebut.

Terakhir, Nimas berharap agar kedepannya UKM Foster mampu memberikan karya-karya terbaiknya, “Berjaya dalam hal kreatifitas, kekeluargaan dan semangat,” ungkapnya.

Baca juga tulisan terkait Berita menarik lainnya di dedikasi.id

(dedikasi.id – Berita)

Reporter: Fina Cupin

Penulis: Syafi’i

Editor: Firnas