• Trending
  • Comments
  • Latest
Foto gedung baru IAIN Kediri. (Ilustrasi: Dedikasi)

Segera Berganti! IAIN Kediri Akan jadi UIN Syekh Wasil

16 Desember 2023
Suasana Taman Sekartaji (Foto: Wix)

Wisata Minggu Pagi di Tengah Kota Kediri, Taman Sekartaji

6 September 2023
Gen Z dalam Pusaran Era Society 5.0

Gen Z dalam Pusaran Era Society 5.0

25 April 2021
Membenahi Stigma Stereotipikal Masyarakat tentang Wibu

Membenahi Stigma Stereotipikal Masyarakat tentang Wibu

5 Mei 2021
Bibit-Bibit Oligarki di Kampus

Bibit-Bibit Oligarki di Kampus

5
saling tuding. (Ilustrasi: Dedikasi)

Mahasiswa Keluhkan Kelayakan Mukena Musala Kampus 1

5
Kasus Kekerasan Seksual di IAIN Kediri Sudah Dilimpahkan Ke Rektorat

Kasus Kekerasan Seksual di IAIN Kediri Sudah Dilimpahkan Ke Rektorat

4
Kampus (ternyata) Suka Spill Manja

Kampus (ternyata) Suka Spill Manja

4
Proses produksi Tahu Pak Bisri

Perjuangan di Balik Usaha Tahu Pak Bisri

7 September 2026
Gerbang masuk pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

Jelang Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Warga Jombang Raup Berkah Ekonomi

7 September 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Tingkatkan Kesadaran Kelola Sampah melalui Workshop Berbasis Ekoteologi

4 Agustus 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

Sampah Jadi Karya: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Edukasi Siswa SDN Bujel 2 Kelola Sampah

4 Agustus 2026

Popular Stories

  • Foto gedung baru IAIN Kediri. (Ilustrasi: Dedikasi)

    Segera Berganti! IAIN Kediri Akan jadi UIN Syekh Wasil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisata Minggu Pagi di Tengah Kota Kediri, Taman Sekartaji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gen Z dalam Pusaran Era Society 5.0

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membenahi Stigma Stereotipikal Masyarakat tentang Wibu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Padepokan Kediri Garuda Nusantara: Lestarikan Ilmu Kejawen Sebagai Penengah Antaragama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Foto gedung baru IAIN Kediri. (Ilustrasi: Dedikasi)

Segera Berganti! IAIN Kediri Akan jadi UIN Syekh Wasil

16 Desember 2023
Suasana Taman Sekartaji (Foto: Wix)

Wisata Minggu Pagi di Tengah Kota Kediri, Taman Sekartaji

6 September 2023
Gen Z dalam Pusaran Era Society 5.0

Gen Z dalam Pusaran Era Society 5.0

25 April 2021
Membenahi Stigma Stereotipikal Masyarakat tentang Wibu

Membenahi Stigma Stereotipikal Masyarakat tentang Wibu

5 Mei 2021
Bibit-Bibit Oligarki di Kampus

Bibit-Bibit Oligarki di Kampus

5
saling tuding. (Ilustrasi: Dedikasi)

Mahasiswa Keluhkan Kelayakan Mukena Musala Kampus 1

5
Kasus Kekerasan Seksual di IAIN Kediri Sudah Dilimpahkan Ke Rektorat

Kasus Kekerasan Seksual di IAIN Kediri Sudah Dilimpahkan Ke Rektorat

4
Kampus (ternyata) Suka Spill Manja

Kampus (ternyata) Suka Spill Manja

4
Proses produksi Tahu Pak Bisri

Perjuangan di Balik Usaha Tahu Pak Bisri

7 September 2026
Gerbang masuk pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

Jelang Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Warga Jombang Raup Berkah Ekonomi

7 September 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Tingkatkan Kesadaran Kelola Sampah melalui Workshop Berbasis Ekoteologi

4 Agustus 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

Sampah Jadi Karya: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Edukasi Siswa SDN Bujel 2 Kelola Sampah

4 Agustus 2026

Recent News

Proses produksi Tahu Pak Bisri

Perjuangan di Balik Usaha Tahu Pak Bisri

7 September 2026
Gerbang masuk pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

Jelang Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Warga Jombang Raup Berkah Ekonomi

7 September 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Tingkatkan Kesadaran Kelola Sampah melalui Workshop Berbasis Ekoteologi

4 Agustus 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

Sampah Jadi Karya: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Edukasi Siswa SDN Bujel 2 Kelola Sampah

4 Agustus 2026
    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
  • Beranda
  • Blog
  • Laman
  • Tentang Kami
DẽDIKASI.ID
Advertisement
  • Beranda
  • News
    • Berita
    • Berita Utama
    • Features
    • Kampus Kita
  • Views
    • Esai
    • Opini
    • Resensi Buku
    • Review Film
  • Sastra
    • Cerpen
    • Cerbung
    • Puisi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Berita
    • Berita Utama
    • Features
    • Kampus Kita
  • Views
    • Esai
    • Opini
    • Resensi Buku
    • Review Film
  • Sastra
    • Cerpen
    • Cerbung
    • Puisi
No Result
View All Result
DẽDIKASI.ID
No Result
View All Result
Home News Berita

Perjuangan di Balik Usaha Tahu Pak Bisri

Dedikasi.ID by Dedikasi.ID
7 September 2026
in Berita, Berita Utama, News, Review
0
Proses produksi Tahu Pak Bisri

Proses produksi Tahu Pak Bisri

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(DEDIKASI.ID) – Asap dari kuali besar perlahan memenuhi dapur sederhana milik Pak Bisri Mustofa (56) di Desa Semen, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Dengan tangan yang sudah terbiasa bekerja, ia mengangkat adonan kedelai panas. Setelahnya ia menyaringnya, lalu mencetaknya menjadi tahu. Rutinitas itu sudah ia lakukan hampir setiap hari sejak puluhan tahun lalu. Bagi Pak Bisri, membuat tahu bukan hanya pekerjaan, tetapi juga cara ia menghidupi keluarganya. Saat ditemui pada 13 Juli 2026, Pak Bisri menceritakan bahwa usahanya dimulai ketika ia berusia sekitar 25 tahun. Awalnya, ia belajar membuat tahu di tempat produksi miliki kerabatnya. Dari sana, ia memulai memahami proses pembuatan tahu dan akhirnya memberanikan diri membuka usaha sendiri di rumah. Hingga sekarang seluruh proses produksi maka ia kerjakan tanpa bantuan karyawan.

Setelah selesai berjualan pada pagi hari, Pak Bisri mulai mempersiapkan proses produksi. Kedelai yang akan digunakan direndam terlebih dahulu sejak pagi hingga siang agar mengembang dan lebih lunak. Dalam sekali masakan, ia menggunakan delapan rantang kedelai sebagai takaran bahan utama. Dalam sehari, Pak Bisri biasanya memasak tahu

sebanyak dua kali. Jika permintaan sedang banyak ia bisa memasak tiga hingga empat kali. Sekali memasak menghasilkan sekitar 60 potong tahu.

Sekitar pukul 13.00 WIB, proses memasak dimulai. Kedelai yang telah direndam digiling menggunakan mesin hingga menjadi adonan yang halus. Sementara itu, air dipanaskan di dalam kuali besar khusus pembuatan tahu. Setelah air mendidih, adonan kedelai dimasukkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga kembali mendidih. Adonan yang sudah matang kemudian dipindahkan ke tempat penyaringan yang dilapisi kain. Pada tahap ini, sari kedelai dipisahkan dari ampasnya. Sari kedelai tersebut juga bisa diminum sebagai susu kedelai, sedangkan ampasnya biasanya dijual untuk pakan ternak. Setelah itu, sari kedelai diaduk perlahan hingga membentuk gumpalan putih. Gumpalan inilah yang nantinya menjadi tahu. Selanjutnya, gumpalan dipindahkan ke dalam cetakan, lalu ditutup dan ditindih beban diatasnya agar airnya keluarnya dan tekstur menjadi padat. Setelah sekitar satu jam, tahu dipotong menggunakan alat yang dimodifikasi sebagai penggaris agar tahu sama ukurannya satu sama lain. Supaya tahu tetap segar, potongan tahu disusun di dalam gerobak yang berisi air. Seluruh proses produksi berlangsung hingga selesai pada sore hari sebagai persiapan untuk tahu yang akan dijual keesokan paginya.

Bahan baku diperoleh dari adiknya yang juga menjalankan usaha tahu dan mengambil kedelai dari pasokan agen. Menurut Pak Bisri, kualitas tahu sangat ditentukan oleh kualitas kedelainya.

“Tahu yang berkualitas berangkat dari kedelai yang bagus,” ujarnya.

Dalam menjalankan usaha tahunya, Pak Bisri membutuhkan sekitar 16 kilogram kedelai setiap harinya sebagai bahan baku utama. Saat ini, harga kedelai berada di kisaran Rp11.100 per kilogram. Namun, ketika harga mengalami kenaikan, harganya dapat mencapai sekitar Rp12.000 per kilogram. Kenaikan harga bahan baku tersebut tentu menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi Pak Bisri dalam mempertahankan produksi tahu setiap harinya. Karena itu, ia tetap berusaha menggunakan kedelai yang baik meskipun harga bahan baku sering mengalami kenaikan. Saat harga kedelai sedang tinggi, ia biasanya mencampurnya sebagian kedelai utuh dengan kedelai pecahan agar biaya produksi tidak terlalu membengkak. Selain harga bahan baku, tantangan lain yang dialami Pak Bisri adalah di bidang pemasaran. Selama ini, usaha tersebut masih dijalankan sendiri sehingga belum banyak berkembang. Pak Bisri juga mengaku cukup sering mengalami masa sepi pembeli, terutama ketika harga ayam sedang murah. Meski begitu, ia tetap memilih berjualan setiap

hari. Mulai pukul 06.00 hingga 08.00, ia berkeliling menggunakan sepeda motor dengan membawa gerobak berisi tahu. Selain menjual langsung kepada pembeli, ia juga memiliki beberapa pelanggan tetap, terutama penjual gorengan.

Di balik perjalanan usahanya, ada satu hal yang membuat Pak Bisri merasa bangga. Dahulu, kedua adiknya pernah belajar membuat tahu di tempat produksinya. Kini, keduanya sudah memiliki usaha tahu sendiri. Baginya, itu menjadi salah satu pencapaian yang tidak pernah ia bayangkan. Usaha tahu ini juga menjadi sumber penghasilan utama yang mampu menghidupi istri dan ketiga anaknya hingga dewasa. Walaupun usahanya belum berkembang pesat, Pak Bisri tetap bersyukur karena dari usaha sederhana tersebut ia dapat memenuhi kebutuhan keluarganya. Kini, di usianya yang tidak lagi muda, Pak Bisri berharap usahanya bisa terus berkembang. Ia ingin memiliki rekan yang dapat membantu menjalankan usaha agar tidak hanya bergantung pada dirinya seorang.

Di tengah banyaknya makanan modern yang terus bermunculan, Pak Bisri tetap setia mempertahankan usaha tahu yang sudah menjadi bagian dari hidupnya selama lebih dari 30 tahun. Setiap potong tahu yang ia jual bukan hanya hasil olahan kedelai, tetapi juga hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat untuk terus bertahan. Dari dapur sederhana di Desa Semen, Pak Bisri menunjukkan bahwa usaha kecil pun bisa menjadi penopang kehidupan jika dijalani dengan konsisten dan penuh tanggung jawab.

Baca tulisan menarik lainnya di Dedikasi.id!

Reporter: Umi Khabibah

Penulis: Umi Khabibah

*Berita ini merupakan karya anggota magang untuk mengikuti kegiatan Penempuhan Kartu Pers 2026

Tags: kabupaten kedirikediripaguproduksementahuusaha
Previous Post

Jelang Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Warga Jombang Raup Berkah Ekonomi

Dedikasi.ID

Dedikasi.ID

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Foto gedung baru IAIN Kediri. (Ilustrasi: Dedikasi)

Segera Berganti! IAIN Kediri Akan jadi UIN Syekh Wasil

16 Desember 2023
Suasana Taman Sekartaji (Foto: Wix)

Wisata Minggu Pagi di Tengah Kota Kediri, Taman Sekartaji

6 September 2023
Gen Z dalam Pusaran Era Society 5.0

Gen Z dalam Pusaran Era Society 5.0

25 April 2021
Membenahi Stigma Stereotipikal Masyarakat tentang Wibu

Membenahi Stigma Stereotipikal Masyarakat tentang Wibu

5 Mei 2021
Bibit-Bibit Oligarki di Kampus

Bibit-Bibit Oligarki di Kampus

5
saling tuding. (Ilustrasi: Dedikasi)

Mahasiswa Keluhkan Kelayakan Mukena Musala Kampus 1

5
Kasus Kekerasan Seksual di IAIN Kediri Sudah Dilimpahkan Ke Rektorat

Kasus Kekerasan Seksual di IAIN Kediri Sudah Dilimpahkan Ke Rektorat

4
Kampus (ternyata) Suka Spill Manja

Kampus (ternyata) Suka Spill Manja

4
Proses produksi Tahu Pak Bisri

Perjuangan di Balik Usaha Tahu Pak Bisri

7 September 2026
Gerbang masuk pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

Jelang Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Warga Jombang Raup Berkah Ekonomi

7 September 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Tingkatkan Kesadaran Kelola Sampah melalui Workshop Berbasis Ekoteologi

4 Agustus 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

Sampah Jadi Karya: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Edukasi Siswa SDN Bujel 2 Kelola Sampah

4 Agustus 2026

Recent News

Proses produksi Tahu Pak Bisri

Perjuangan di Balik Usaha Tahu Pak Bisri

7 September 2026
Gerbang masuk pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

Jelang Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Warga Jombang Raup Berkah Ekonomi

7 September 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Tingkatkan Kesadaran Kelola Sampah melalui Workshop Berbasis Ekoteologi

4 Agustus 2026
Foto: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Kelurahan Bujel

Sampah Jadi Karya: KKN 36 UIN Syekh Wasil Kediri Edukasi Siswa SDN Bujel 2 Kelola Sampah

4 Agustus 2026
DẽDIKASI.ID

Sekertariat LPM Dedikasi Aula Student Center lt. II
JL. Sunan Ampel No. 07 Ngronngo Kediri 64127.

Follow Us

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • Berita
    • Berita Utama
    • Features
    • Kampus Kita
  • Views
    • Esai
    • Opini
    • Resensi Buku
    • Review Film
  • Sastra
    • Cerpen
    • Cerbung
    • Puisi

© 2023 Dedikasi.

slot mpo

togel online

slot online gacor server thailand

https://www.guiamaster.com.ar/rubros/taxis

https://gte.co.id/idn/

slot mpo/a>

slot gacor malam ini

judi bola

boscuan303 login

https://duncanscoins.org/

https://hipstermag.org/

slot online

judi bola

boscuan303

boscuan303

boscuan303

https://artios.com.br/

toto 4d

https://www.masaya.uml.edu.ni/

https://abtennisdevelopment.com/about/

https://imageauboutdesdoigts.org/

http://www.ritualhelper.lviv.ua/krematoriy/

https://uwaisteam.com/writingcamp

https://fintechplicity.com/trading/

https://vam-prodam.ru/shops

https://billiardsamara.ru/blog/

https://revistajireh.uml.edu.ni/publicaciones/

https://bashqash.com/bashqash-blog/

https://hr.iclick.co.nz/

https://www.nuevaguinea.uml.edu.ni/publicaciones/

slot4d

mpo slot

slot thailand

boscuan303

slot mpo

slot gacor resmi

slot gacor malam ini

boscuan303

boscuan303

sabung ayam online

Go to mobile version