Segera Berganti! IAIN Kediri Akan jadi UIN Syekh Wasil
16 Desember 2023
Wisata Minggu Pagi di Tengah Kota Kediri, Taman Sekartaji
6 September 2023
Gen Z dalam Pusaran Era Society 5.0
25 April 2021
(DEDIKASI.ID) – Mahasiswa Kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Syekh Wasil Kediri gelar kegiatan penanaman bibit pohon produktif di Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri pada Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini merupakan implementasi program strategis Kementerian Agama sekaligus mewujudkan kepedulian lingkungan.
Kegiatan bertajuk “Bumi Lestari” tersebut dilaksanakan secara simbolis di area Balai Desa Padangan dan melibatkan mahasiswa KKN bersama perangkat desa. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para mahasiswa untuk mengabdi secara nyata sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis yang sejalan dengan semangat keagamaan. Sebanyak 45 bibit pohon ditanam, terdiri dari 15 bibit alpukat dan 30 bibit kelengkeng, yang diharapkan dapat mendukung penghijauan desa sekaligus meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 11 KKN, Nurul Ahsin, M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pilar Ekoteologi dan Kurikulum Cinta yang merupakan bagian dari Asta Protas Kemenag Berdampak.

“Melalui aksi penanaman ini, kami berharap para mahasiswa dan masyarakat dapat belajar dari alam tentang pentingnya keseimbangan ekosistem. Ini adalah wujud cinta kepada Tuhan melalui penjagaan ciptaan-Nya, serta cinta kepada sesama dengan memberikan manfaat ekonomi bagi warga di masa depan,” ujarnya.
Antusiasme luar biasa terlihat sejak pembukaan seremonial di Gedung Serbaguna Balai Desa Padangan. Acara dimulai pukul 09.00 WIB yang diikuti oleh 15 mahasiswa KKN, seluruh perangkat desa, serta perwakilan dari sembilan dusun. Para kepala dusun turut hadir untuk mendukung kegiatan sekaligus membantu koordinasi distribusi bibit di titik-titik strategis desa.
Baca tulisan lainnya
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah pemilihan jenis bibit buah. Berbeda dengan pohon peneduh biasa, alpukat dan kelengkeng dipilih karena memiliki potensi ganda: menghijaukan lingkungan desa agar tetap asri dan sejuk, sekaligus mendukung program ketahanan pangan masyarakat setempat di masa mendatang.
Kepala Desa Padangan, Antin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif positif jangka panjang yang sangat dibutuhkan oleh warga. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga bibit yang telah diamanahkan oleh mahasiswa.
“Nanti kalau sudah berbuah, siapa yang boleh merawat dan memanennya menurut harapan warga? Tentu ini adalah milik bersama. Manfaatnya sangat besar tidak hanya untuk penghijauan tetapi juga mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan potensi warga. Saya berpesan, mari kita rawat demi kebaikan bersama. Tanpa peran aktif masyarakat, hasil dari bibit ini tidak akan maksimal,” tegasnya.
Ia juga berharap agar kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya meninggalkan jejak fisik berupa pohon, tetapi juga mempererat tali silaturahmi yang erat antar sesama warga desa.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan dilanjutkan penanaman bibit di lapangan desa sebagai penutup rangkaian acara “Bumi Lestari” Kelompok 11 KKN UIN Syekh Wasil Kediri.
Baca tulisan menarik lainnya di Dedikasi.id!
Reporter: Hisyam
Penulis: Hisyam
Editor: Saffana Alfy
© 2023 Dedikasi.
https://www.compagniedujour.net/telechargements/
https://www.compagniedujour.net/blog/
https://www.compagniedujour.net/formation-professionnelle-2/
https://biotechpmep.da.gov.ph/wp-content/boscuan303/
https://member.starpage.id/checkout/
https://member.starpage.id/login/
https://member.starpage.id/products/973-115491346/
https://lp.fabron.id/testimoni/