(DEDIKASI.ID) – Jombang – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, pada 27 sampai 31 Agustus mendatang, masyarakat mulai merasakan dampak positif terhadap perekonomian. Kehadiran ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah mendorong meningkatnya permintaan penyewaan rumah, mobil, dan sepeda motor. Momentum tersebut dimanfaatkan warga sebagai peluang untuk menambah penghasilan.
Gapura masuk penyambutan tamu Muktamar NU
Persiapan menyambut Muktamar NU ke-35 tidak hanya dilakukan oleh panitia penyelenggara, tetapi juga masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Jombang. Sejumlah warga mulai menawarkan rumah mereka sebagai tempat menginap bagi peserta dan tamu Muktamar. Berdasarkan keterangan sejumlah warga, tarif penyewaan rumah berkisar antara 5 juta rupiah hingga Rp10 juta rupiah , bergantung pada lokasi, kapasitas, fasilitas yang disediakan, serta lama penyewaan.
Tidak hanya rumah, permintaan penyewaan kendaraan juga mulai meningkat. Mobil dan sepeda motor menjadi pilihan bagi tamu yang membutuhkan sarana transportasi selama berada di Jombang. Kondisi tersebut membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat yang memiliki kendaraan dan tidak digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Fenomena ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tidak hanya berdampak pada aspek keagamaan dan sosial, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Berbagai sektor usaha mulai merasakan manfaatnya, mulai dari penyedia jasa penginapan, penyewaan kendaraan, usaha kuliner, hingga pelaku UMKM yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Selain memberikan dampak positif terhadap perekonomian, pelaksanaan Muktamar NU ke-35 juga diperkirakan meningkatkan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju lokasi kegiatan. Masyarakat diharapkan dapat mengantisipasi potensi kemacetan
akibat meningkatnya mobilitas peserta dan tamu dari berbagai daerah selama pelaksanaan Muktamar.
Salah satu warga yang merasakan manfaat tersebut adalah Bu Suwarni. Ia mengaku rumah miliknya telah disewa sebagai tempat menginap bagi tamu yang akan menghadiri Muktamar NU ke-35. Kesempatan tersebut menjadi tambahan penghasilan yang berarti bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, rumah saya bisa menjadi tempat menginap bagi tamu yang datang untuk Muktamar NU. Ini sangat membantu perekonomian keluarga,” ujar Bu Suwarni.
Menurutnya, kesempatan seperti ini tidak datang setiap tahun. Oleh karena itu, ia merasa bersyukur karena dapat memanfaatkan rumah yang dimiliki untuk mendukung kebutuhan akomodasi para tamu sekaligus memperoleh tambahan pendapatan. Ia berharap kegiatan Muktamar berjalan lancar sehingga para tamu merasa nyaman selama berada di Kabupaten Jombang.
Hal serupa juga dirasakan Bu Sum, warga yang menyewakan mobil pribadinya kepada tamu Muktamar. Ia mengatakan kendaraan tersebut disewa selama satu pekan karena dibutuhkan untuk menunjang mobilitas peserta selama berada di Jombang.
“Mobil saya disewa oleh tamu yang mengikuti Muktamar NU selama satu pekan. Kebetulan juga jarang saya gunakan, jadi daripada menganggur lebih baik dimanfaatkan. Alhamdulillah, semoga menjadi berkah,” ungkap Bu Sum.
Menurut Bu Sum, penyewaan kendaraan menjadi solusi yang saling menguntungkan. Di satu sisi, tamu memperoleh kemudahan transportasi selama mengikuti rangkaian kegiatan Muktamar. Di sisi lain, masyarakat mendapatkan tambahan penghasilan dari aset yang dimiliki tanpa harus mengganggu aktivitas sehari-hari.
Antusiasme masyarakat menyambut Muktamar NU ke-35 juga terlihat dari berbagai persiapan yang dilakukan. Tidak sedikit warga yang mulai membersihkan rumah, menata kamar yang akan ditempati tamu, memperbaiki fasilitas, serta memastikan kendaraan yang akan disewakan berada dalam kondisi layak digunakan. Persiapan tersebut dilakukan agar para tamu mendapatkan pelayanan yang nyaman selama berada di Kabupaten Jombang.
Pelaksanaan Muktamar NU ke-35 diharapkan tidak hanya menjadi agenda penting organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan masyarakat Jombang dengan tamu dari berbagai daerah. Warga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancer sehingga memberikan Kesan positif sekaligus manfaat bagi masyarakat maupun peserta yang hadir.