Site icon DẽDIKASI.ID

Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Kediri Gelar Ngaji Filsafat Bahas Krisis Sosial Politik Indonesia

foto: lpm dedikasi

foto: lpm dedikasi

(DEDIKASI.ID) – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syekh Wasil Kediri melalui Kementerian Luar Negeri menggelar acara Ngaji Filsafat bertajuk “Krisis Sosial Politik dan Masa Depan Indonesia” di Masjid Abi Sya’roni, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan Fahruddin Faiz,  Filsuf Muslim dan penulis kajian filsafat Islam untuk mengajak para peserta berpikir kritis, reflektif, dan terbuka terhadap perspektif dalam memahami dinamika sosial dan politik.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah. Ketua pelaksana, Niam, menyampaikan bahwa persiapan acara dilakukan dalam waktu yang cukup panjang.

“Kurang lebih acara pada hari ini disiapkan selama dua hingga dua setengah bulan oleh Kementerian Luar Negeri DEMA Universitas,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang hadir melampaui target panitia. “Kurang lebih ada sekitar 700 sampai 800 peserta yang hadir, tidak hanya dari Kediri, tetapi juga dari Tulungagung, Blitar, hingga Ponorogo,” tambahnya.

Menurutnya, tema yang diangkat disesuaikan dengan kebutuhan intelektual mahasiswa saat ini. Ia menilai bahwa kondisi sosial dan politik yang berkembang menuntut adanya ruang diskusi yang lebih kritis dan terbuka.

Dalam pemaparannya, Fahruddin Faiz menyampaikan materi terkait krisis sosial politik yang tengah dihadapi Indonesia serta relevansinya terhadap masa depan bangsa.

“Dalam bidang komunikasi mirip dengan istilah tasawuf yakni syathahat (orang sufi yang bicaranya nyeleneh) tapi bedanya kita bukan sufi, maksudnya adalah kita sering terpecah belah karena isu, yang mana isu itu belum pasti” ujar Fahruddin Faiz dalam pemaparannya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Mayda, mengaku tertarik mengikuti acara ini karena sering menyaksikan kajian Fahruddin Faiz melalui media digital.

“Saya sering lihat beliau di YouTube dan suka sekali dengan pembahasannya. Jadi penasaran ingin melihat langsung penyampaian materinya,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat kembali diselenggarakan di masa mendatang. “Setelah mengikuti acara ini, ternyata sangat seru. Saya berharap ke depan bisa diadakan lagi,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap dapat menumbuhkan kembali kesadaran kritis mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan sosial dan politik, serta membudayakan ruang diskusi akademik di lingkungan kampus.

“Harapannya, kita bisa mengembalikan kesadaran mahasiswa dalam berpikir kritis dan membudayakan diskusi sebagai bagian dari ruang intelektual,” pungkas Niam.

Baca tulisan menarik lainnya di Dedikasi.id! 

Reporter: Aprilia, Salsa, Lina

Penulis: Maya

Editor: Saffana Alfy Karomah

Exit mobile version